PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Dari Dermaga hingga Sodetan Cermai, Andi Harun Bongkar Langkah Besar Samarinda Benahi Layanan Kesehatan, Ruang Terbuka Publik, Ekonomi dan Penanggulangan Banjir

Berita    16 jam yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    2 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

 
SAMARINDA.KOMINFONEWS – Peninjauan lapangan Wali Kota Samarinda Dr. Andi Harun pada Senin (24/8/2026) sore hingga malam menyasar sejumlah titik strategis pembangunan kota. Dimulai dari Dermaga dan Puskesmas Harapan Baru, berlanjut ke Teras Samarinda Tahap II segmen 2, 3 dan 4, hingga lokasi pembangunan sodetan Cermai yang menjadi bagian dari proyek peningkatan saluran drainase sub-sistem Jalan Pasundan.
Di Puskesmas Harapan Baru, Andi Harun menyampaikan bahwa kunjungannya sekaligus untuk memastikan kesiapan fasilitas tersebut menjelang rencana peresmian. Ia ingin memastikan tidak ada bagian yang luput dari perhatian sebelum bangunan digunakan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sore ini sebenarnya hanya datang mengecek rencana peresmian, sambil ingin melihat, mendengarkan, atau periksa langsung kira-kira apa yang kurang. Karena gedung yang sudah bagus, kalau ada kekurangan lebih bagus kita sempurnakan,” ujar Andi Harun.
Ia menegaskan, peningkatan fasilitas kesehatan akan terus dilakukan secara bertahap setiap tahun. Namun, menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam meningkatkan standar pelayanan minimal, khususnya di bidang kesehatan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan yang berkualitas.
“Yang pada akhirnya akan berkontribusi pada terus meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia kita atau IPM,” katanya.
Andi Harun menyebut dalam empat hingga lima tahun terakhir, IPM Samarinda konsisten berada pada posisi tertinggi di Kalimantan Timur, bahkan melampaui IPM Provinsi Kalimantan Timur.
Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan fasilitas fisik saja belum cukup. Menurutnya, kualitas pelayanan harus dibarengi dengan pembenahan tata kelola dan keberanian melahirkan inovasi dari unit layanan itu sendiri.
Karena itu, ia mendorong seluruh pimpinan puskesmas dan tenaga kesehatan tidak selalu menunggu arahan dari pemerintah di tingkat atas.
“Tidak usah sebenarnya menunggu dari Kepala Dinas DKK atau Wali kota. Kita berharap pim-pus itu punya inovasi sendiri sebelum kita melakukan penyeragaman,” tegasnya.
Ia mencontohkan inovasi dalam sistem antrean dan kecepatan pelayanan. Menurutnya, standar pelayanan harus dapat diukur secara jelas, misalnya masyarakat yang telah mengantre selama 10 menit sudah mendapatkan tindakan atau bertemu dengan dokter.
“Sehingga kita memperoleh apresiasi dan kepuasan di mata masyarakat. Sekarang situasi sudah berubah, ekspektasi masyarakat itu makin tinggi seiring dengan meningginya pengaruh sosial media,” ujarnya.
Andi Harun menilai masyarakat saat ini semakin kritis dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah. Penilaian tersebut tidak lagi sebatas pada pemenuhan prosedur formal, tetapi juga menyangkut kualitas tata kelola dan pengalaman masyarakat ketika menerima pelayanan.
Ia pun menekankan pentingnya penerapan good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Bahkan, menurutnya, inovasi pelayanan semestinya dapat lahir dari unit layanan itu sendiri karena para dokter, pimpinan puskesmas, dan tenaga kesehatan merupakan pihak yang paling memahami kebutuhan masyarakat yang mereka layani setiap hari.
Sementara itu, saat meninjau Dermaga Harapan Baru, Andi Harun menginstruksikan agar fasilitas dan infrastruktur penunjang di kawasan tersebut terus ditingkatkan dan disempurnakan.
Menurutnya, keberadaan dermaga perlu dioptimalkan untuk menunjang aktivitas bongkar muat hasil tangkapan nelayan, terlebih di sekitar lokasi juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Harapan Baru.
Dengan peningkatan fasilitas tersebut, proses distribusi hasil tangkapan nelayan menuju TPI Harapan Baru diharapkan dapat berlangsung lebih mudah dan efektif. Tidak hanya mendukung aktivitas perikanan, Andi Harun juga menghendaki agar berbagai fasilitas penunjang di kawasan dermaga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi.
Usai peninjauan tersebut, rombongan kemudian bergeser ke Teras Samarinda Tahap II segmen 2, 3 dan 4 yang juga masuk dalam agenda pembangunan dan penataan kawasan perkotaan.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun menyebut agenda peresmian Teras Samarinda Tahap II direncanakan pada Sabtu (29/8/2026) malam.
Sebelum melanjutkan peninjauan, Andi Harun juga menyinggung situasi kegawatdaruratan yang dihadapi Samarinda akibat dampak El Nino, kemarau panjang dan kekeringan yang berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk kesehatan.
“Kita tidak bisa menutup diri dari berkolaborasi. Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan,” katanya.
Ia menyampaikan, apabila dalam waktu dekat tidak terdapat curah hujan, Pemerintah Kota Samarinda akan mempertimbangkan opsi modifikasi cuaca. Sementara itu, langkah penanganan di tingkat masyarakat telah mulai dilakukan melalui sinergi perangkat kelurahan dan kecamatan bersama TNI-Polri.
“Yang jelas satu, kita harus kompak, tetap terus berkomitmen meningkatkan layanan masyarakat,” tegasnya.
Dari Teras Samarinda Tahap II, peninjauan berlanjut ke titik pembangunan sodetan Cermai yang menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kota Samarinda meningkatkan kapasitas sistem drainase untuk mengurangi banjir di kawasan Jalan Pasundan dan sekitarnya.
Andi Harun menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari peningkatan saluran drainase sub-sistem Jalan Pasundan dengan tujuan utama menambah kapasitas pengaliran air sekaligus mengurangi genangan yang selama ini terjadi.
“Ini sebagai tambahan kapasitas untuk melakukan pengurangan secara signifikan terhadap banjir yang selama ini melanda atau genangan yang selama ini terjadi di Pasundan,” jelasnya.
Salah satu bagian utama pekerjaan tersebut adalah membangun saluran pembuangan yang mengalirkan air secara langsung menuju Sungai Mahakam. Saluran tersebut menyodet Jalan RM Martadinata sehingga air dari arah Jalan Pasundan dan Cermai dapat dibuang langsung ke Sungai Mahakam.
Konsekuensinya, pekerjaan tersebut akan berdampak terhadap rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus kendaraan selama proses pembangunan berlangsung.
Adapun saluran yang dibangun memiliki panjang sekitar 197,7 meter, lebar 5 meter dan tinggi bersih 1,45 meter. Di luar saluran tersebut juga akan dibangun pintu air di sekitar bibir Sungai Mahakam.
Andi Harun menjelaskan, pekerjaan tersebut terbagi dalam tiga segmen. Segmen pertama berada pada bagian awal sekitar 0 hingga 25 meter dari arah sungai. Kemudian segmen kedua berada di sekitar meter ke-50, sedangkan segmen ketiga merupakan bagian terpanjang, yakni dari sekitar meter ke-50 hingga meter ke-197.
Pekerjaan juga mencakup normalisasi saluran sepanjang 100 meter dari arah Jalan Cermai menuju simpangan ke arah Pasundan. Bagian tersebut selama ini menjadi salah satu titik bottleneck yang membuat sistem pengaliran air belum berjalan efektif.
“Termasuk meliputi pekerjaan rumah pompa, pintu air. Sehingga insyaallah kalau dari sisi teknis rampung pekerjaan ini sebagai satu kesatuan dari full design untuk pembangunan saluran drainase sub-sistem Jalan Pasundan,” terangnya.
Untuk konstruksi pintu air, Andi Harun menyebut dimensinya memiliki lebar 1,2 meter dan tinggi 3 meter. Sistem tersebut dilengkapi satu unit pintu otomatis serta dua unit pintu air manual.
Sementara rumah pompa memiliki dimensi lebar 5 meter dan panjang 10 meter dengan bangunan tiga lantai. Menurutnya, apabila desain dan hasil pembangunannya dapat diwujudkan dengan baik, fasilitas tersebut tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendalian banjir, tetapi juga berpotensi menjadi sarana edukasi.
“Untuk melihat bagaimana secara sipilnya, bagaimana secara hidrologinya terhadap penanganan banjir di sektor sub-sistem drainase Pasundan ini,” katanya.
Andi Harun berharap setelah seluruh pekerjaan rampung, dampaknya dapat dirasakan melalui penurunan signifikan genangan atau bahkan mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi di Jalan Pasundan dan kawasan sekitarnya.
Ia menyebut proyek tersebut telah dipersiapkan cukup lama dan membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS), mengingat sebagian pekerjaan berkaitan dengan kawasan dan jalan nasional.
“Tapi kan yang paling penting, mohon doanya supaya kegiatan ini berjalan sukses,” ujarnya.
Dalam kondisi efisiensi anggaran, Andi Harun menegaskan Pemkot Samarinda tetap berupaya menjalankan program pembangunan sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Kita bekerja saja, insyaallah sisanya Tuhan yang akan bantu kita,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan proyek. Di hadapan awak media, Andi Harun menyampaikan nilai kontrak pekerjaan tersebut sebesar Rp19.065.340.000.
Untuk pekerjaan tersebut, konsultan manajemen konstruksi adalah PT Forpindo Group, sedangkan kontraktor pelaksana adalah PT Duta Anugrah Sukses.
“Kenapa kita buka? Karena ada-ada aja nanti komentar, ‘cairlah’, ‘apalah’. Pokoknya kita kerja ikhlas aja, kerja terus ya mohon doanya aja,” pungkasnya.
Dengan pembangunan saluran, normalisasi, rumah pompa dan pintu air tersebut, Pemkot Samarinda berharap sistem drainase sub-sistem Jalan Pasundan memiliki kapasitas pengaliran yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi persoalan genangan di kawasan Pasundan dan Cermai.
Ikut mendampingi Wali Kota dalam peninjauan lapangan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Marnabas Patiroy, S.Sos., M.Si., Ketua dan anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), serta kepala perangkat daerah terkait. (MAF/DON/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026