Satyalancana Karya Satya Disematkan, Wali Kota Tekankan ASN Hidup Sederhana, Bijak Kelola Keuangan dan Hindari Pinjol
Sekretariat Daerah.
SAMARINDA. KOMINFONEWS — Sebanyak 115 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Selasa (19/8/2025). Penganugerahan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota ini dipimpin langsung Wali Kota Samarinda, Dr Andi Harun, didampingi Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dan Sekretaris Daerah (Sekda) Hero Mardanus Satyawan.
Tanda Kehormatan tersebut diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Rinciannya, 6 orang dengan masa pengabdian 30 tahun, 17 orang untuk 20 tahun, serta 92 orang dengan masa bakti 10 tahun.
Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan negara atas loyalitas, integritas, dan pengabdian panjang ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Satyalancana Karya Satya merupakan bukti nyata komitmen dan dedikasi abdi negara. Semoga menjadi motivasi sekaligus teladan untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, dan inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Di hadapan para penerima penghargaan, Wali Kota Andi Harun juga menyampaikan pesan khusus agar ASN mampu mengelola keuangan dengan bijak di tengah tantangan ekonomi dan derasnya arus perkembangan teknologi.
Ia mengingatkan para ASN untuk menghindari jeratan pinjaman online maupun cicilan konsumtif yang berpotensi merusak karier dan fondasi ekonomi keluarga.
“Jangan sampai gengsi mendorong kita berutang untuk kebutuhan yang tidak mendesak. Kredit mobil atau kartu kredit kalau tidak terkontrol justru menjadi belenggu. Lebih baik fokus pada belanja prioritas, lunasi utang-utang yang ada, dan biasakan hidup sederhana,” tegasnya.
Menurutnya, penghasilan ASN relatif rentan terhadap inflasi sehingga diperlukan penghematan serta manajemen keuangan yang cermat.
Ia menekankan agar ASN lebih memilih menabung atau mengembangkan usaha produktif daripada terjebak pola konsumsi berlebihan.
“Kalau gaji terbatas, harus bisa menahan diri. Jangan habiskan penghasilan untuk nongkrong atau belanja gengsi. Ingat, utang bisa diwariskan, berbeda dengan pidana. Karena itu, makin sedikit beban pinjaman, makin kuat fondasi ekonomi keluarga,” pesannya.
Andi Harun menyebut para penerima Satyalancana adalah figur teladan yang patut ditiru, karena telah menjalankan tugas dengan kejujuran, kecakapan, disiplin, dan dedikasi tinggi.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat seluruh ASN Samarinda untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas, serta mendukung terwujudnya visi Samarinda maju, berdaya saing, dan sejahtera.
“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga Satyalancana Karya Satya ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbakti tanpa pamrih kepada bangsa, negara, dan Kota Samarinda tercinta,” pungkasnya.(DON/KMF-SMR.Foto: Kris Dokpim)