SAMARINDA.KOMINFONEWS – Menjelang akhir tahun 2025, Pemerintah Kota Samarinda bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk menyolidkan langkah pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), sekaligus membahas berbagai isu strategis di penghujung tahun.
Rapat dibawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda ini berlangsung di Ruang Lumina, Hotel Aston Samarinda, Senin (8/12/2025).
Rakor dipimpin langsung Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dan dihadiri Wakil Wali Kota H Saefuddin Zuhri, Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah, Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, perwakilan Dandim 0901/Samarinda, jajaran Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Samarinda, Dan Denpom, Dansatpom Lanud Dhomber, Plt Asisten I Asli Nuryadin, Ketua TWAP H Syaparudin, serta sejumlah kepala perangkat daerah seperti Dinas PUPR, DPMPTSP, Dishub, Disperdag, Satpol PP, Kesbangpol, Kemenag, BPBD, hingga perwakilan BIN Daerah, Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi juga turut hadir.
Pengamanan perayaan Nataru menjadi pembahasan utama. Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa jajaran Polres telah berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP, Dishub, serta organisasi kemasyarakatan untuk memastikan keamanan rumah ibadah selama ibadah Natal dan menjaga situasi tetap kondusif pada malam pergantian tahun.
Sejumlah Pos Pengamanan disiapkan di berbagai titik strategis untuk memperkuat pengawasan dan respon cepat selama masa libur akhir tahun.
Untuk malam pergantian tahun, Pemkot memusatkan kegiatan di Teras Samarinda, yang akan diberlakukan sebagai Car Free Night guna menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya pengamanan, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian rakor. Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menyampaikan proyeksi curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi sejak Desember hingga Maret. BPBD, bersama Polres Samarinda dan TNI, telah menyiapkan peralatan penanganan bencana, memetakan wilayah rawan banjir dan longsor, serta menyiapkan strategi penanganan cepat jika terjadi situasi darurat.
Di sektor ekonomi, Wali Kota Andi Harun menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru. Bagian Perekonomian Pemkot diminta berkoordinasi dengan Bulog sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga yang lazim terjadi di akhir tahun.
“Kenaikan harga yang sering muncul pada akhir tahun harus diantisipasi sejak dini. Pemkot memastikan masyarakat tetap aman, nyaman, dan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau,” tegas Wali Kota.
Menutup rapat, Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Samarinda bersama Forkopimda akan terus memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan Nataru berjalan baik dan masyarakat dapat merayakan dengan tenang.
“Pemkot Samarinda akan selalu berkolaborasi dan memastikan seluruh aspek pengamanan Nataru serta stabilitas kebutuhan pokok berjalan dengan baik,” ujarnya.(Eko/Don/kmf-smr | foto: Kris/dokpim)