SAMARINDA.KOMINFONEWS — Suasana hangat dan penuh rasa haru menyelimuti Aula Sekretariat PKK Kota Samarinda, Selasa (9/12/2025), saat Tim Penggerak PKK Kota Samarinda menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Para ibu dari 10 PKK kecamatan dan 59 PKK kelurahan hadir mengenakan kebaya nasional, menyimbolkan penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia lintas generasi.
Momentum istimewa ini dirangkai dengan penyerahan hadiah Lomba PKK Kota Samarinda Tahun 2025, sebuah rangkaian kompetisi yang melibatkan seluruh jenjang PKK dan mencakup 10 Program Pokok PKK—mulai dari program Sekretariat hingga Pokja IV. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja nyata para kader dalam menggerakkan pemberdayaan keluarga di wilayah masing-masing.
Hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun, Wakil Ketua I TP PKK Samarinda E. L. Nova Saefuddin Zuhri, serta Sekretaris TP PKK Samarinda Hj Riska Wahyuningsih.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni mengingatkan kembali makna sejarah Hari Ibu sebagai tonggak perjuangan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan 1928.
“Perempuan adalah jantung keluarga dan penggerak utama kesejahteraan. Perempuan yang kuat akan membentuk keluarga yang tangguh, dan keluarga yang tangguh akan memperkuat Kota Samarinda yang kita cintai,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pengabdian seorang ibu—sering kali tanpa sorotan—adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat.
Rinda juga menyinggung materi sosialisasi Bank Indonesia bertema ‘Perempuan Peka, Keluarga Bahagia’, yang menurutnya sangat relevan dalam memperkuat literasi keuangan keluarga. “Perempuan yang peka, cerdas, dan melek informasi akan menjadi pelindung bagi keluarga. Jangan sampai jadi korban Penipuan Digital yang terus marak,” ucapnya.
Usai sesi peringatan yang diisi persembahan dari perwakilan kecamatan maupun kelurahan dengan persembahan puisi maupun lagu tema kasih sayang ibu, suasana berubah menjadi meriah ketika panitia memulai penyerahan hadiah Lomba PKK Kota Samarinda Tahun 2025.
Para peserta dari kecamatan dan kelurahan tampak antusias, sebagian membawa bendera kecil kecamatan masing-masing, disertai tepuk tangan dan sorakan pendukung.
Ketua TP PKK Samarinda bersama jajaran menyerahkan penghargaan untuk kategori yang melibatkan seluruh 10 Program Pokok PKK. Adapun pemenang utama tahun ini antara lain:
Pemenang Lomba AKU HATINYA PKK 2025
Juara:
1. Juara 1 – Simpang Tiga: 1.478
2. Juara 2 – Bukuan: 1.438
3. Juara 3 – Sindang Sari: 1.205
Harapan:
• Harapan 1 – Sidomulyo: 1.128
• Harapan 2 – Bukit Pinang: 1.125
• Harapan 3 – Karang Asam Ulu: 1.075
Kelurahan Teraktif:
1. Sindang Sari
2. Bantuas
3. Gunung Panjang
Kelurahan Terbaik Pelaporan Dasawisma: Selili
Pemenang Lomba Posyandu 6 SPM:
1. Juara I – Posyandu Bunda Bakti, Kelurahan Bantuas
2. Juara II – Posyandu Perdana 45, Kelurahan Gunung Kelua
3. Juara III – Posyandu Sehati, Kelurahan Mugirejo
4. Juara Harapan I – Posyandu Menur 024, Kelurahan Sungai Pinang Luar
5. Juara Harapan II – Posyandu Gepita, Kelurahan Karang Asam Ulu
6. Juara Harapan III – Posyandu Seroja 2, Kelurahan Pelita
Setiap pemenang menerima piala, piagam, dan hadiah pembinaan. Suasana menjadi tambah riuh saat Kecamatan Palaran diumumkan sebagai penerima Piala Bergilir PKK Kecamatan Terbaik, disambut sorak bangga para kadernya.
Rinda Wahyuni menegaskan bahwa penghargaan bukan hanya soal siapa yang menang. “Ini penghargaan atas dedikasi panjang ibu-ibu semua. Anda adalah wajah nyata semangat Hari Ibu—perempuan yang berkarya, mengabdi, dan membawa manfaat bagi lingkungan.”
Ia juga menyemangati peserta yang belum meraih juara untuk terus aktif dan kompak karena PKK adalah ruang belajar sekaligus pengabdian.
Menutup kegiatan, Ketua TP PKK menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, sekretariat, dan kader dari setiap pokja. Ia berharap Peringatan Hari Ibu tahun ini semakin mempererat kebersamaan dan menjadi suntikan semangat untuk menjalankan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan.
Acara ditutup dengan foto bersama, pelukan hangat antar-kader, dan banyak senyum bangga. Hari Ibu di Samarinda kembali menjadi momentum yang tidak hanya merayakan perempuan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk membangun keluarga dan kota yang lebih tangguh.(DON/KMF-SMR || FOTO: DIKO DOK PKK)