SAMARINDA.KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun, kembali melaksanakan agenda buka puasa bersama masyarakat. Kali ini, orang nomor satu di Kota Tepian itu bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Assalam, Perumahan Bumi Sempaja, Minggu (1/3/2026) sore.
Kehadiran Wali Kota Samarinda tersebut menjadi momen perdana dirinya berkunjung ke Masjid Assalam sejak menjabat sebagai wali kota. Rombongan disambut hangat oleh pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang telah menantikan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Assalam, Dr H Hadi Irwansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran wali kota. Ia mengungkapkan, dalam kepengurusan saat ini sejumlah program telah dilaksanakan untuk menyambut Ramadhan, di antaranya pengecatan masjid serta pengadaan karpet baru guna menunjang kenyamanan ibadah jamaah.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Assalam, Ahmad Yusuf Victor Yuan. Ia berharap momentum buka puasa bersama tersebut semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Semoga kehadiran kita di sini bisa mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan jiwa sosial antar sesama,” ujarnya.
Di luar konteks kegiatan keagamaan, ia juga berharap kehadiran wali kota menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kebutuhan fasilitas pendukung di lingkungan masjid dan perumahan. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pengadaan folder serta pembenahan parit guna mengantisipasi genangan air saat hujan turun.
Menjelang waktu berbuka, Wali Kota turut menyampaikan arahan sekaligus tausiah singkat (kultum) kepada jamaah. Dalam pesannya, ia mengangkat tema tentang hakikat ibadah puasa.
Mengutip pandangan Imam Al-Ghazali, Andi Harun menjelaskan bahwa puasa memiliki beberapa tingkatan. Menurutnya, puasa tidak sekadar menahan lapar, haus, dan hubungan suami istri, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya menjaga diri dari berbagai bentuk kemaksiatan.
“Pada level kedua, yang disebut as-shaum al-khusus, puasa bukan hanya menahan perut, tetapi juga menahan lisan, perbuatan, dan pikiran dari maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.
Di akhir tausiahnya, Andi Harun mengapresiasi konsistensi pengurus Masjid Assalam dalam menjaga aktivitas keagamaan dan pembinaan jamaah. Ia pun mendoakan agar seluruh pengurus, pembina, dan jamaah senantiasa diberkahi.
“Mudah-mudahan semua pengurus masjid, ketua dewan pembina, dan seluruh jamaah, insya Allah dimasukkan ke dalam surga Allah Ta’ala,” tutupnya. (FER/KMF-SMR|DOK.ARY/DOKPIM)