PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Sering Macet, Pemkot Siapkan Upaya Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Gunung Lingai

Berita    6 bulan yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    1215 Kali

Sumber Foto: DiskominfoKota Samarinda

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sudah mulai memikirkan upaya rekayasa lalu lintas di Jalan DI Pandjaitan, Sungai Pinang. Tepatnya di simpang Jalan Gunung Lingai dan Jalan PM Noor.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Pemaparan Laporan Akhir Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Simpang Gunung Lingai di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (14/10/2025) siang. Selain jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda hingga ke tingat kecamatan kelurahan, rapat yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda itu juga mengundang segenap jajaran terkait. Di antaranya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Kaltim, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Satlantas Polresta Samarinda, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Tim Konsultan yang selama ini melakukan pemantauan dan simulasi rekasaya lalu lintas di lokasi tersebut.
"Jadi intinya, perlu ada intervensi serius terhadap kondisi lalu lintas di Jalan DI Pandjaitan, simpang Gunung Lingai," ujar Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun usai mendengarkan pemaparan dari Tim Konsultan dan masukan dari segenap peserta rapat yang hadir.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia membaginya ke dalam solusi jangka pendek dan solusi jangka panjang. Untuk jangka pendek, akan dilakukan sosialiasi bersama dengan melibatkan segenap pihak terkait, agar bisa diketahui masyarakat secara luas. Juga akan ada pemasangan barrier beton untuk mengatur jalur kendaraan. Dengan barrier beton yang berat, diharapkan agar tidak ada lagi yang memindahkannya.
"Nanti minggu depan kita akan bertemu kembali untuk memantapkan rencana ini. Selanjutnya kita lakukan sosialisasi secara bersama," ungkapnya.
Selain jangka pendek, orang nomor satu di Kota Samarinda itu juga menjabarkan sejumlah solusi jangka panjang. Di antaranya terkait pelebaran dua jembatan di Jalan PM Noor, tak jauh dari lokasi persimpangan jalan. Jika BBPJN Kaltim menyatakan kesiapan untuk menganggarkan pelebaran jalan dan jembatan di lokasi tersebut, maka Wali Kota pun menyatakan kesiapannya untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan sosial berupa pembebasan lahan.
"Jadi kalau BBPJN siap lebarkan jembatan dan jalan, saya nyatakan siap bebaskan lahan. Sungai mati di jembatan itu juga dulu kita yang urus. Bahkan kalau pun mau diteken minggu depan, saya siap saja," ungkap Wali Kota.
Begitupun terhadap Dinas PUPR-Pera Kaltim. Terutama terkait pemnangunan jalan lingkar luar (ring road) sebagai bagian dari solusi mengurai kemacetan arus lalu lintas di tengah kota. Sementara terhadap Dinas PUPR Kota Samarinda, diminta untuk melakukan pembenahan drainase sebagai upaya pengendalian banjir. Karena banjir juga ikut berkontribusi terhadap kemacetan.
"Saya juga minta kepada camat dan lurah setempat untuk melakukan indentifikasi di lapangan. Terutama terhadap pasar tumpah yang ikut menimbulkan kemacetan di lokasi tersebut," tambahnya. (HER/KMF-SMR | FOTO: CHAIDIR/DOKPIM)
 
 
 
 
 
 
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026