SAMARINDA.KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun terus mendapat permintaan untuk mengisi ceramah pada hari besar umat Islam. Kali ini giliran pengurus Masjid Jami’ Baabul Jannah meminta menjadi ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada awal Septermber mendatang.
Wakil Ketua Masjid Jami’ Baabul Jannah H Siradje mengatakan kehadiran mereka yang utama untuk meminta kesediaan Wali Kota menjadi penceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada masjid yang berlokasi di jalan Merdeka 2 kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD) kecamatan Sungai Pinang.
“Ada beberapa jamaah yang menyampaikan pernah mengetahui Pak wali kota menjadi khotib, mengisi ceramah ataupun kajian kajian waktu bulan Ramadhan di beberapa masjid. Jadi mereka juga berharap Pak wali kota bersedia mengisi ceramah yang khas oleh Pak Wali,” ucap Siradje yang hadir bersama jajaran pengurus dan didampingi salah satu tokoh masyarakat Sungai Pinang Dalam yang juga pernah menjabat sebagal Asisten I Setda Samarinda H Ridwan Tasa.
Siradje yang sudah berusia 71 tahun ini sangat mengharapkan kesediaan dari wali kota sesuai apa yang disampaikan para jamaah masjid setempat.
Siradje juga menyampaikan masjid yang sudah berusia 20 tahun lebih ini terus rutin memakmurkan masjid tersebut dengam berbagian kegiatan rutin, salah satunya majelis taklim yang seminggu bisa mencapai 8 kali, baik setelah shalat subuh maupun setelah shalat Maghrib.
Di kesempatan itu, Siradje juga memohon dukungan legalisasi kepemilikan lahan masjid yang berdiri di atas lahan Pemkot Samarinda tersebut, yang mana saat ini statusnya sudah IMTN.
“Kemaren kita terkendala histori tanah untuk dijadikan sertifikat. Harapan kami, Pak Wali bisa membantunya. Karena selama ini, ketika ada bantuan dari instansi, kendala kita sertifikat. Karena syaratnya adalah sertifikat,” bebernya.
Menanggapi permohonan itu, untuk saat ini Wali Kota menyanggupinya. Namun belum bisa memastikan 100 persen terkait dengan agenda protokol lainnya.
“Untuk Maulid Nabi, ada beberapa masjid juga meminta. Salah satunya di Dr Sutomo, yang katanya jamaah akan hadir 2.000-3.000. Mudahan tidak kendala dan halangan, Insya Allah saya bisa di masjid Jami’ Baabul Jannah,” katanya.
Begitu persoalan sertifikat, lanjut Andi Harun semestinya jika sudah IMTN, tidak akan repot lagi.
“Bagian aset, tolong dibantu sekaligus historinya,” pinta Andi Harun kepada Kepala Bidang Aset BPKAD Samarinda Yusdiansyah.
Andi Harun juga mengapresiasi Siradje yang masih terus semangat mewakafkan dirinya untuk urusan agama dengan menjadi pengurus masjid.
“Usia sudah 71 tahun. Alhamdulillah dapat bonus hingga di usia ini. Hidup ini, dipakai untuk hal-hal kebaikan. Hidup ini adalah ikhtiar kita menuju akhirat,” tutur Andi Harun.
Tampak mendampingi kepala Disporapar Samarinda H Muslimin, Plt Kabag Kesra Fahrul Hamid, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda Syaparuddin dan Anggota Amir Husin.(DON/KMF-SMR.Foto: Kris Dokpim)