Menuju Kota Hijau: Samarinda Bersiap Kembangkan Transportasi Listrik Bersama Korea Selatan

Sekretariat Daerah.

5 bulan yang lalu Dilihat : 573 Kali
Share:
Menuju Kota Hijau: Samarinda Bersiap Kembangkan Transportasi Listrik Bersama Korea Selatan
SAMARINDA.KOMINFONEWS-
Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menuju transportasi modern dan ramah lingkungan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya terlihat ketika Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, menghadiri Final Report Presentation Economic Innovation Partnership Program (EIPP), hasil kerja sama antara Kementerian PPN/Bappenas dan Ministry of Economy and Finance (MoEF) Republik Korea, di Hotel The St. Regis Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kerja sama internasional dalam mewujudkan transportasi publik berbasis listrik di Kota Samarinda sebuah langkah nyata menuju kota yang lebih hijau, nyaman, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Wawali didampingi Sekretaris Daerah Kota Samarinda Ir H Hero Mardanus, Kepala Dinas PUPR Desy Damayanti, Kabag Kerja Sama Idfi Septiani, serta perwakilan dari Bapperida dan Dinas Perhubungan yang turut mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi atas pemaparan komprehensif yang disampaikan tim EIPP. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan desain transportasi dengan kondisi lapangan di Samarinda.
“Materi yang disampaikan sangat bagus dan detail. Tapi kita juga perlu memperhatikan karakteristik jalan di Samarinda yang cenderung sempit dan jalurnya pendek. Jadi ukuran dan manuver kendaraan listrik nanti harus disesuaikan dengan kondisi itu,” ungkapnya.
Lebih jauh, Wawali menekankan bahwa keberhasilan pengembangan transportasi modern bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga perubahan perilaku masyarakat.
“Kita ingin masyarakat mulai terbiasa menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Tapi tentu ini butuh waktu dan sosialisasi yang terus-menerus,” ujarnya.
Saefuddin Zuhri menambahkan, investasi besar di sektor transportasi publik bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya.
“Yang terpenting, masyarakat merasa nyaman dan bangga menggunakan transportasi umum. Kalau hal itu tercapai, berarti tujuan kita berhasil,” tutupnya dengan optimis. (DAN/FER/DOKPIM.KMF-SMR)