SAMARINDA, KOMINFONEWS – Usaha minuman “Dawet Cah Kene” yang mengusung konsep sedekah diresmikan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, di Perumahan Korpri, Kelurahan Loa Bakung, Rabu (6/5/2026). Dalam waktu relatif singkat, UMKM tersebut diketahui telah berkembang dengan membuka lima outlet di sejumlah titik di Kota Samarinda.
Peresmian dirangkai dengan tabligh akbar, istighosah, dan doa bersama. Acara tersebut turut dihadiri Plt Camat Sungai Kunjang Dili Satria Handoko, anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda dan pengurus LD PWNU Samarinda
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Miftah Ihsan, dilanjutkan dengan istighosah yang dipimpin Ustadz M. Zulhan, dan diikuti ratusan jamaah dengan khidmat.
Owner Dawet Cah Kene, Ustadz Rudini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas peluncuran usahanya.
Ia menjelaskan, Dawet Cah Kene hadir sebagai konsep UMKM yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengusung nilai sosial melalui semangat berbagi atau sedekah.
“Melalui usaha ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial bagi masyarakat,” ungkap Ustadz yag lebih dikenal dengan Ustadz Rudini Dai Pramuka ini.
Saat ini, Dawet Cah Kene telah memiliki lima outlet yang tersebar di beberapa titik di Samarinda, yakni di Jalan Wahid Hasyim II, Jalan Kemangi, Jalan Jakarta II, Jalan Palaran, dan Jalan Tanah Datar.
Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri mengapresiasi perkembangan usaha tersebut. Ia mengaku bangga atas capaian yang diraih dalam waktu relatif singkat dengan berhasil membuka lima outlet.
“Saya sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiatif serta perkembangan usaha ini. Ini menunjukkan bahwa UMKM kita memiliki potensi besar untuk terus tumbuh,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemilik usaha untuk segera mendaftarkan hak merek sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap identitas bisnis yang telah dibangun.
Menurutnya, kehadiran Dawet Cah Kene diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Samarinda.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah disampaikan Syamsul Arifin, yang menekankan pentingnya keberkahan dalam usaha serta nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. (Eko/don/kmf-smr | Foto: Ary/Dokpim)
Lihat Lebih Sedikit