PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Pemkot Samarinda Salurkan 687.755 Buku LKPD untuk 90.456 Siswa SD dan SMP Negeri

Berita    8 jam yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    22 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyerahkan secara simbolis buku Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Tahun Pelajaran 2026–2027 kepada perwakilan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri se-Kota Samarinda.
Penyerahan berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, lantai 4 Kantor Disdikbud Kota Samarinda, Kamis (27/08/2026), dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, Anggota DPRD Kota Samarinda Rusdi Doviyanto, Plt Kepala Disdikbud Dr. Ibnu Araby, serta perwakilan Inspektorat, BPKAD, Bapperida, TWAP, dan satuan pendidikan SD dan SMP negeri.
Plt Kepala Disdikbud Kota Samarinda Dr. Ibnu Araby menjelaskan, pengadaan LKPD merupakan bagian dari upaya Pemkot Samarinda meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memastikan tersedianya bahan pendukung pembelajaran bagi peserta didik.
“LKPD merupakan salah satu bahan pendukung pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memahami materi, mengembangkan kemampuan berpikir, serta melaksanakan kegiatan pembelajaran secara lebih terarah sesuai kurikulum yang berlaku,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pengadaan LKPD tahun anggaran 2026 diperuntukkan bagi 215 sekolah negeri, terdiri atas 164 SD dengan 62.925 peserta didik dan 51 SMP dengan 27.531 peserta didik.
Secara keseluruhan, sebanyak 687.755 eksemplar LKPD akan didistribusikan kepada 90.456 peserta didik, mencakup delapan mata pelajaran untuk jenjang SD dan 11 mata pelajaran untuk jenjang SMP.
Untuk jenjang SD, pengadaan sebanyak 402.873 eksemplar memiliki nilai kontrak Rp9.756.444.655. Sementara untuk jenjang SMP sebanyak 284.882 eksemplar dengan nilai kontrak Rp6.873.020.400. Seluruh pembiayaan bersumber dari APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2026.
Sementara itu, Sekda Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti menegaskan, penyediaan LKPD merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat.
Menurutnya, tidak semua keluarga memiliki kemampuan yang sama dalam menyediakan bahan pembelajaran bagi anak-anaknya. Karena itu, intervensi pemerintah melalui penyediaan buku secara gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Di situlah pemerintah hadir di tengah-tengah dunia pendidikan kita untuk memenuhi kebutuhan sarana pendukung berupa buku bagi siswa-siswi kita, baik SD maupun SMP yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Samarinda,” katanya.
Neneng juga mengingatkan agar LKPD tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Guru diharapkan dapat menggunakan LKPD secara kreatif dan kontekstual sesuai kondisi sekolah serta karakteristik peserta didik.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya buku, tapi juga bagaimana buku tersebut dimanfaatkan secara efektif oleh guru dan peserta didik. Tidak harus terpaku 100 persen kepada buku, tetapi bisa menyesuaikan dengan keadaan di kelas,” jelasnya.
Ia juga meminta kepala sekolah memastikan proses distribusi berjalan tertib dan transparan. Pendataan penerima harus dilakukan secara valid, termasuk jumlah buku yang diterima dan siswa yang memperoleh buku tersebut.
“Dalam pendistribusian saya harapkan benar-benar didistribusikan dengan baik di kelas, didata siswanya, siapa yang memegang buku dan berapa siswa yang dibagi. Ini penting untuk menghindari prasangka-prasangka yang tidak pada tempatnya kepada Pemerintah Kota Samarinda,” tegasnya.
Neneng menambahkan, pelaksanaan pengadaan dan penyerahan LKPD menjadi momentum bagi Pemkot Samarinda menunjukkan bahwa program pendidikan dilaksanakan secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap dukungan terhadap penyediaan buku pembelajaran dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga kebutuhan bahan pendukung pembelajaran bagi peserta didik di Kota Samarinda dapat terpenuhi secara berkesinambungan.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini menjadi bukti bahwa kita serius dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Samarinda dan melaksanakannya dengan baik serta dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Anggota Komisi 4 DPRD Kota Samarinda Rusdi Doviyanto dalam sambutannya mengapresiasi Pemkot Samarinda, khususnya Disdikbud, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, LKPD merupakan instrumen penting untuk membantu guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran.
“Kami berharap LKPD yang diserahkan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah dan para guru, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” katanya.
Rusdi menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan sarana dan bahan pembelajaran, tetapi juga harus diarahkan pada pembentukan karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan peserta didik beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ia juga berharap pemerintah dan DPRD dapat terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan. Menurutnya, investasi pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus Kota Samarinda.
Penyerahan buku LKPD secara simbolis kemudian dilakukan kepada perwakilan 10 SD negeri yang berada di wilayah pinggiran Kota Samarinda. Sementara distribusi LKPD untuk jenjang SMP telah dilakukan kepada 51 sekolah penerima (ASYA/KMF-SMR/FOTO: BHAYU-DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026