PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Tak Cukup Andalkan Kalender Reguler, Andi Harun Dorong Open Turnamen Diperbanyak

Berita    8 jam yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    26 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun mendorong penyelenggaraan open turnamen olahraga diperbanyak sebagai ruang kompetisi bagi atlet di luar kalender kejuaraan reguler. Gagasan itu disampaikannya saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Samarinda Cup Open ke-3 Tahun 2026 di GOR Segiri Samarinda, Rabu (26/8/2026), yang diikuti 850 atlet dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, 26 hingga 29 Agustus 2026, tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk menguji hasil latihan sekaligus memperkuat pembinaan pencak silat di Samarinda.
Laporan panitia menyebutkan, 850 atlet putra dan putri tersebut berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang, dan Kutai Timur. Para peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni Usia Dini 2 sebanyak 339 atlet, Pra Remaja sebanyak 267 atlet, dan Remaja sebanyak 244 atlet.
Untuk kategori Usia Dini 2 dan Pra Remaja dilaksanakan secara pemasalan, sedangkan kategori Remaja dilaksanakan secara prestasi. Panitia berharap kejuaraan tersebut dapat digelar secara berkelanjutan untuk melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang tangguh dan berprestasi hingga mampu membawa nama Samarinda dan Kalimantan Timur ke ajang yang lebih besar.
Pembukaan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Samarinda, seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Camat Samarinda Kota, Lurah Kelurahan Bugis, Ketua IPSI Kota Samarinda yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda H. Muslimin, S.E., M.Si., Ketua KONI Kota Samarinda Wahyu Wijanarko, para pengurus IPSI dan perguruan pencak silat, pelatih, wasit, juri, official, serta para atlet.
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda bersama IPSI Kota Samarinda yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Ia juga menyambut kedatangan seluruh peserta, pelatih, official, wasit dan juri dari berbagai daerah yang hadir di Kota Samarinda.
Menurutnya, kehadiran para peserta dari berbagai daerah menjadi kehormatan sekaligus bukti bahwa pencak silat masih terus berkembang dan memiliki tempat penting di tengah masyarakat.
“Walaupun saya tidak jadi Ketua IPSI Kaltim lagi, tetap perhatian sebagai seorang pesilat, kita laksanakan kejuaraan ini. Dan kejuaraan itu bisa kita laksanakan dalam bentuk open turnamen. Itu bukti bahwa cinta kami kepada pencak silat tidak luntur,” ujar Andi Harun.
Ia menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan open turnamen memiliki arti penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Menurutnya, kalender kejuaraan reguler seperti Pekan Olahraga Nasional, Pekan Olahraga Provinsi, Pekan Olahraga Pelajar maupun rangkaian seleksi dan kejuaraan nasional belum cukup untuk memberikan ruang kompetisi bagi perkembangan atlet.
Karena itu, kompetisi di luar kalender reguler perlu diperbanyak agar atlet memiliki wadah untuk menguji hasil latihan mereka secara nyata di arena pertandingan.
“Event-event kejuaraan harus semakin sering dilakukan. Salah satu di antara jalan keluar atau solusi mengisi event di luar kalender event yang bersifat reguler adalah kejuaraan-kejuaraan yang bersifat open turnamen,” jelasnya.
Andi Harun menilai keberadaan kompetisi yang berkelanjutan akan menjaga motivasi atlet untuk terus berlatih. Bagi atlet, pertandingan menjadi ruang evaluasi yang lebih objektif terhadap hasil pembinaan yang dilakukan di padepokan maupun perguruan masing-masing.
Ia pun berharap pola tersebut tidak hanya diterapkan pada pencak silat, tetapi secara bertahap dapat dikembangkan pada berbagai cabang olahraga di Kota Samarinda. Dengan demikian, pembinaan usia dini dapat terus berjalan hingga mampu menghasilkan atlet profesional yang nantinya membawa nama Samarinda, Kalimantan Timur, bahkan berkontribusi terhadap penyediaan atlet nasional.
“Yang paling terbaik adalah di event kejuaraan. Dan doakan saja Samarinda untuk terus bisa menyediakan, tidak hanya di pencak silat, tapi di berbagai olahraga secara bertahap kita sediakan kejuaraan-kejuaraan yang bersifat open turnamen,” katanya.
Terkait keberlanjutan program tersebut, Andi Harun meminta KONI Kota Samarinda bersama Dispora membahas secara intensif penyelenggaraan open turnamen untuk tahun 2027. Ia menekankan agar perencanaan tidak hanya berhenti pada audiensi, tetapi dituangkan dalam dokumen perencanaan yang baik dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Ia bahkan meminta agar gagasan tersebut mulai disiapkan sejak awal September hingga pertengahan September sebagai bahan pembahasan program keolahragaan tahun 2027.
“Walaupun mungkin sekali atau dua kali dalam satu tahun, tapi kejuaraan yang bersifat open turnamen di luar kalender yang bersifat reguler tetap senantiasa tersedia di Kota Samarinda. Syukur-syukur bisa meliputi semua cabang olahraga,” tegasnya.
Dalam kondisi efisiensi anggaran, Andi Harun menegaskan bahwa efisiensi tidak berarti pemerintah menghentikan belanja di bidang olahraga. Menurutnya, pembiayaan open turnamen tetap dapat diupayakan melalui APBD maupun dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dan pelibatan pihak ketiga.
Ia menilai yang terpenting bukan besarnya hadiah atau bonus yang diberikan, melainkan keberadaan kompetisi yang dapat menjadi wadah bagi atlet untuk bertanding dan mengukur kemampuan.
“Hadiah, bonusnya juga tidak perlu besar-besaran, yang penting ada,” ujarnya.
Andi Harun juga mengajak para atlet untuk tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk kehilangan semangat. Ia mengenang pengalamannya sebagai pesilat yang pernah berjuang dengan berbagai keterbatasan untuk dapat mengikuti pertandingan di luar daerah.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa semangat seorang atlet harus tetap tumbuh meskipun dukungan dan fasilitas belum selalu ideal.
“Pendek kata, hidup boleh terbatas, tapi bergembira tidak boleh ada batasnya,” ucapnya.
Ia kemudian mengingatkan para peserta bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah pertandingan. Hasil pertandingan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas latihan dan meningkatkan kemampuan pada kejuaraan berikutnya.
“Kalau anak-anakku ini, adik-adikku belum juara, perbagus lagi latihannya ke depan,” pesannya.
Andi Harun juga menekankan nilai kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam dunia pencak silat. Menurutnya, para senior, pendekar, pelatih dan pimpinan perguruan yang terus hadir dalam berbagai kegiatan merupakan bukti kecintaan terhadap pencak silat dan nilai-nilai budaya yang diwariskannya.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut bukan hanya sebagai ajang mengejar prestasi, tetapi juga sebagai momentum untuk menjaga filosofi dan nilai budaya pencak silat Indonesia.
“Selamat bertanding, selamat mengikuti kejuaraan ini dengan penuh kekeluargaan, menegakkan nilai-nilai filosofi Pencak Silat Indonesia,” katanya.
Menutup sambutannya, Andi Harun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pimpinan perguruan pencak silat dan pimpinan padepokan yang selama ini konsisten membina para atlet meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Ia berharap para peserta yang bertanding dapat menjadi calon-calon pendekar baru yang tidak hanya memiliki kemampuan di atas matras, tetapi juga mampu mewarisi nilai-nilai budaya dan filosofi pencak silat Indonesia.
Dengan mengharap rida Tuhan Yang Maha Kuasa, Andi Harun kemudian secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Samarinda Cup Open Turnamen ke-3 Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong. (MAF/DON/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan teks yang menyatakan 'PEMERINTAH KOTA SAMARINDA KONI IPSI DATANG 國 BERTANDING WTDINGO SIA DIA PRA-REM REMAJA ,) sila stasi 13 Tak Cukup Andalkan Kalender Reguler, Andi Harun Dorong Open Turnamen Diperbanyak www.samarindakota.go.id'. Mungkin gambar teks yang menyatakan 'DATANG ဆေသ်သာမွုာဝ် 03c DATANG DATANG 2 Pape TAMDNG 原国安团 Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun mendorong penyelenggaraan open turnamen olahraga diperbanyak sebagai ruang kompetisi bagi atlet di luar kalender kejuaraan reguler. Gagasan itu disampaikannya saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Samarinda Cup Open ke-3 Tahun 2026 GOR Segiri Samarinda, Rabu (26/8/2026), yang diikuti 850 atlet dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Timur. www.samarindakota.go.id'. Mungkin gambar teks yang menyatakan 'PEMERINTAH KOTA SAMARINDA Menurutnya, kalender kejuaraan reguler seperti Pekan Olahraga Nasional, Pekan Olahraga Provinsi, Pekan Olahraga Pelajar maupun rangkaian seleksi dan kejuaraan nasional belum cukup untuk memberikan ruang kompetisi bagi perkembangan atlet. Karena itu, kompetisi di luar kalender reguler perlu diperbanyak agar atlet memiliki wadah untuk menguji hasil latihan mereka secara nyata di arena pertandingan. www.samarindakota.go.id go.id'. Mungkin gambar seni bela diri dan teks yang menyatakan '된짜니기 PEMERINTAH KOTA SAMARINDA Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, 26 hingga 29 Agustus 2026, tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk menguji hasil latihan sekaligus memperkuat pembinaan pencak silat di Samarinda. www.samarindakota.coild'. Mungkin gambar ‎satu orang atau lebih dan ‎teks yang menyatakan '‎PEMERINTAH KOTA SAMARINDA LPP Laporan panitia menyebutkan, 850 atlet putra dan putri tersebut berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang, dan Kutai Timur. Para peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni Usia Dini sebanyak 339 atlet, Pra Remaja sebanyak 267 atlet, dan Remaja sebanyak 244 atlet. ក្ូមយល ممن おあ SAN BERANI BERTANDING, MENJUNJUNG SPORTIVITA COA www.samarindakata.goid-‎'‎‎
 
 
 
 
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026